Panduan Tajwid Interaktif
Pelajari kaidah hukum bacaan Al-Qur'an (Tajwid) dengan visualisasi interaktif, contoh ayat Al-Qur'an berwarna, panduan Makhorijul Huruf, dan kuis latihan mandiri.
Idzhar Halqi
Membaca huruf Nun Sukun (نْ) atau Tanwin secara jelas, tegas, dan tanpa dengung (Ghunnah) ketika bertemu salah satu dari 6 huruf tenggorokan.
Huruf Hijaiyah:
مَنْ ءَامَنَ
Man āmana
Idgham Bighunnah
Memasukkan bunyi Nun Sukun atau Tanwin ke huruf berikutnya disertai dengungan (Ghunnah) yang ditahan 2 harakat.
Huruf Hijaiyah:
مَن يَقُولُ
May-yaqūlu
Idgham Bilaghunnah
Memasukkan bunyi Nun Sukun atau Tanwin ke dalam huruf Lam (ل) atau Ra (ر) secara penuh tanpa ada dengungan sama sekali.
Huruf Hijaiyah:
مِن رَّبِّهِمْ
Mir-rabbihim
Iqlab (Mengubah Bunyi)
Mengubah bunyi Nun Sukun atau Tanwin menjadi bunyi huruf Mim (م) yang tersamar disertai dengungan saat bertemu huruf Ba (ب).
Huruf Hijaiyah:
مِن بَعْدِ
Mim-ba'di
Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan bacaan Nun Sukun atau Tanwin antara Idzhar dan Idgham disertai dengungan selama 2 harakat.
Huruf Hijaiyah:
مِن قَبْلِكَ
Ming-qablik
Ikhfa Syafawi
Ketika Mim Sukun (مْ) bertemu huruf Ba (ب), samarkan bacaan dengan merapatkan bibir secara lembut dan dengung 2 harakat.
Huruf Hijaiyah:
تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ
Tarmīhim bihijārah
Idgham Mimi (Mutamatsilain)
Ketika Mim Sukun (مْ) bertemu dengan huruf Mim berharakat (م), leburkan menjadi satu Mim bertasydid dengan dengung 2 harakat.
Huruf Hijaiyah:
لَهُم مَّا يَشَآءُونَ
Lahum-mā yashā'ūn
Idzhar Syafawi
Ketika Mim Sukun (مْ) bertemu seluruh huruf hijaiyah selain Ba dan Mim, bunyikan Mim secara jelas di bibir tanpa dengung.
Huruf Hijaiyah:
أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ
An'amta 'alayhim
Qalqalah Sugra (Pantulan Ringan)
Pantulan bunyi yang ringan ketika huruf Qalqalah berharakat sukun asli di tengah kata.
Huruf Hijaiyah:
يَجْعَلُونَ
Yaj'alūn
Qalqalah Kubra (Pantulan Kuat)
Pantulan bunyi yang lebih kuat dan jelas ketika waqaf (berhenti) pada huruf Qalqalah di akhir ayat atau kata.
Huruf Hijaiyah:
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
Qul huwa Allāhu ahad
Mad Thabi'i (Mad Asli)
Pemanjangan suara huruf asli sepanjang 2 harakat saat Alif setelah Fathah, Wawu setelah Dhommah, atau Ya setelah Kasrah.
Huruf Hijaiyah:
قَالَ — يَقُولُ — قِيلَ
Qāla — Yaqūlu — Qīla
Mad Wajib Muttashil
Ketika huruf Mad bertemu huruf Hamzah (ء) dalam SATU KATA yang sama. Wajib dipanjangkan 4 atau 5 harakat.
Huruf Hijaiyah:
إِذَا جَآءَ نَصْرُ اللَّهِ
Idhā jā'a nasrullāh